Lebih Dekat dengan Sandrina
Sandrina mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak Ia mengikuti audisi
Idonesia Mencari Bakat bersama Susu Zee. Penari jaipong cilik berkelahiran 8 Juli 2001, sejak 7
tahun telah mengikuti sanggar dan suka modern dance, fashion show, dan hip hop.
Bocah ini memiliki kemampuan menari luar biasa dengan usianya yang masih sangat
belia. Sandrina mengidolakan penari Didi Nini Thowok ini semakin cinta pada
tarian tradisional. Bakat seperti ini seharusnya menjadi inspirasi bagi
anak-anak Indonesia sebagai bentuk pelestarian budaya di tanah air. Prestasi yang pernah diraih Sandr
yaitu: Traditional Dance /SD Negeri Panaragan 1 Kota Bogor Solo menari 24 jam, Musium
record Indonesia. Tak salah jika Sandrina digemari oleh banyak orang. Tiap penampilannya
selalu memukau para juri sehingga tak heran, Ia sering mendapat pujian dari
tiap dewan juri di ajang pencarian bakat ini. Juri tersebut yaitu :
a.
Deddy Corbuzier (
mentalist, host )
b.
Titi Sjuman alias
Titi Rajau Bintang ( drummer, penyanyi )
c.
Adi M.S. ( composser
)
d.
Soimah ( penyanyi,
pelawak, host, seniman )
e.
Syahrini ( penyanyi
)
5 Fakta Unik Sandrina Si Penari Jaipong Cilik
Dibalik bakatnya
sebagai penari Jaipong, Sandrina suka menyanyi sambil bergoyang India. Namun,
layaknya anak kelas 5 SD pada umumnya, ia juga menggemar film kartun. Uniknya,
di usianya yang masih sangat belia, Sandrina fanatik dengan film India. Kita intip
saja ini dia lima fakta unik tentang finalis Indonesia Mencari Bakat itu:
1. Suka film India
Kesukaan Sandrina pada
film India memang tak jauh dari aktivitasnya sebagai penari Jaipong. Maklum,
film India memang identik dengan tarian. Oleh karenanya, tak perlu banyak
alasan bagi dara belia penyuka cokelat ini untuk gemar nonton film India.
"Bagus sih, bisa nyanyi sambil nari gitu, suka pokoknya," ujarnya.
2. Ngefans sama Shahrukh Khan
Ketika Shahrukh Khan
konser di Indonesia Desember lalu menjadi momen sedih bagi Sandrina. Betapa
tidak, kala itu dirinya tak bisa menyaksikan idolanya beraksi di atas panggung
langsung di depan mata. Lagi-lagi, tak butuh banyak alasan bagi Sandrina untuk
ngefans sama bintang Kuch Kuch Hota Hai itu. "Abis cakep sih, bisa nyanyi
lagi hihihi" ujarnya terkekeh.
3. Juara Piala Walikota Bogor tiga tahun berturut-turut
Sering mengikuti lomba
menari di Bogor, kota asalnya, Sandrina telah tiga kali berturut-turut menyabet
gelar juara, yakni pada 2010, 2011, dan 2012. Dari situ, ia pun dikenal sebagai
penari Jaipong cilik kebanggaan kota hujan itu.
4. Bersaing ketat dengan pelukis pasir
Di ajang IMB, Sandrina
punya saingan berat untuk ia kalahkan. Yakni, pelukis pasir Vina Chandrawati,
yang tak lain teman sekamarnya yang akrab ia sapa 'kak'. "Kak Vina jago
ngelukisnya. Dia salah satu saingan terbera aku di IMB," ujarnya.
5. Ingin jadi penari tradisional sampai tua
Bisa lolos hampir ke
babak akhir di ajang IMB membuat Sandrina yakin untuk menekuni tari sampai tua.
Ketimbang menjadi dokter atau insinyur, dara cilik ini mengaku ingin terus
menari untuk melestarikan budaya. "Mau nari terus pokoknya di jaipong,
sama belajar tarian lain. Aku mau ngelestariin budaya yang kita punya,"
tekadnya. Sumber : Detik.com
No comments:
Post a Comment